Tuesday, October 9, 2007
Tempe Goreng (fried Tempeh)
Description
Ingredients
- 1 Clove Garlic -- finely chopped
- 1 Teaspoon Salt
- 1/4 Pound Tempeh -- julienned
- 1/4 Cup Oil -- for frying
- 2 Medium Hot Chili Peppers -- sliced
- 1/4 Teaspoon Shrimp Paste
- 1 Small Tomato -- chopped
Directions
- Mix together the garlic and salt.
- Rub this into the tempeh.
- Set aside for 15 minutes.
- Heat oil in skillet and fry over moderate heat for 3 minutes or until browned.
- In food processor, blend chiles, shrimp paste and tomato to form a paste.
- Pour paste over tempeh and serve.
taken from http://recipes.wuzzle.org
Serves 4
Diposting oleh
tumbletooth
di
1:12 AM
1 komentar
Label: tempe
Thursday, August 9, 2007
Oseng Tempe Daun Melinjo
Bahan:
- 150 g tempe potong dadu kecil
- 100 g daun melinjo, iris kasar
- 50 g cabe ijo besar, potong melintang 1 cm
- 50 g cabe merah besar, potong melintang 1 cm
- 1 sdm kecap manis
- 2 sdm minyak goreng
Bumbu:
- 2 butir bawang merah, iris halus
- 3 siung bawang putih, iris halus
- 1 lembar daun salam
- 1 batang serai
- 1 cm lengkuas
- 25 ml air asam jawa
- gula merah secukupnya
- garam secukupnya
Cara Membuat:
- Panaskan minyak goreng, tumis bumbu hingga harum. masukkan tempe, daun melinjo, cabe merah besar, cabe ijo besar, aduk rata.
- Masukkan kecap dan air asam jawa. Angkat, sajikan.
- Untuk 3 porsi
Sumber: tabloid nyata
Asem-Asem Tempe
Bahan-Bahan :
- 2 Liter air
- 200 gram daging tetelan sapi
- 2 sendok makan minyak goreng
- 2 cm lengkuas. memarkan
- 1 lembar daun salam
- 2 buah cabai merah, belah dua membujur
- 2 buah cabal hijau, belah dua membujur
- 200 gram tempe. potong 2×2 cm
- 3 buah belimbing sayur, iris melintang 1 cm
- 2 sendok teh asam Jawa, remas-remas dengan 50 ml air, saring
- 2 ssendok makan daun bawang merah cincang
Bumbu yang dihaluskan :
- 2 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 4 butir kemiri sangrai
- 2 lembar daun jeruk
- 112 sendok teh terasi goreng
- 1 sendok teh gula merah, sisir
- 1 sendok makan garam
Cara Mengolah :
- Didihkan air, rebus daging hingga empuk. Angkat, sisihkan kaldunya 500 ml.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas, dan daun salam hingga harum.
- Masukkan cabai merah dan cabai hijau Aduk-aduk hingga layu.
- Masukkan tempe, daging tetelan, dan kaldu. Didihkan
- Tambahkan belimbing sayur, air asam Jawa, dan daun bawang merah.
- Masak hingga semua bahan matang. Angkat.
- Sajikan panas.
- Disajikan Untuk : 8 Orang.
sumber:
Diposting oleh
tumbletooth
di
5:43 AM
8
komentar
Pepes Tempe
Bahan :
500 gr tempe, hancurkan dengan garpu
100 gr teri, rendam, tiriskan
5 mata petai, iris
6 buah cabe hijau, iris
2 batang bawang daun, iris
2 sdm air
1/2 lembar daun salam untuk setiap bungkus pepes
Daun pisang untuk membungkus
lidi untuk menyemat.
Bumbu halus :
4 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt gula pasir
1 cm jahe
1 buah tomat merah matang
garam sesuai selera
Cara membuat
Campur semua bahan kecuali daun salam, aduk merata
Siapkan daun, letakan 1/2 daun salam, tuangi dengan 2 sdm tempe, bungkus rapat, semat dengan lidi
Kukus 20 menit
Angkat, tiriskan
Catatan
Kesulitan menemukan daun pisang? Kukus pepes anda dengan plastik microwavable. Biarkan tutup wadah terbuka sedikit pada bagian ujung.
sumber
Diposting oleh
tumbletooth
di
5:33 AM
0
komentar
Tuesday, August 7, 2007
Tentang Tempe
Tempe adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia (paling tidak saya :P ), dan setiap hari paling tidak ada menu tempe terhidang di meja kami [hehe.. soalnya harga2 ayam dan daging sangat mahal jadi cukup dengan tempe saja], dan satu lagi kalo tidak salah paten soal tempe ini sudah dimiliki oleh jepang? entah kenapa hal ini bisa terjadi, mungkin orang jepang kagum dengan makanan ini atau juga mungkin tempe buatan jepang itu sangat berbeda? entahlah. o ya jamur yang terkadung di tempe adalah jamur Rhizopus oligosporus
Beberapa jenis tempe yang dikenal :
- Tempe Bongkrek
- Tempe bosok
- Tempe gembus
- Oncom
Akan tetapi bagaimana cara tempe dibuat? apakah perlu lama dibuatnya? berikut ini cara pembuatan dari tempe.:
- Biji kedelai yang telah dipilih/dibersihkan dari kotoran, dicuci dengan air PDAM atau air sumur yang bersih selama 1 jam.
- Setelah bersih, kedelai direbus dalam air selama 2 jam.
- Kedelai direndam 12 jam dalam air panas/hangat bekas air perebusan, hal ini dilakukan agar kedelai mengembang
- Kedelai direndam dalam air dingin selama 12 jam.
- Kedelai dikupas dan kemudian direnus untuk membunuh bakteri.
- Kedelai diambil dari dandang, diletakkan di atas tampah dan diratakan tipis-tipis. Selanjutnya, kedelai dibiarkan dingin sampai permukaan keping kedelai kering dan airnya menetes habis.
- Sesudah itu, kedelai dicampur dengan laru (ragi 2%) guna mempercepat/merangsang pertumbuhan jamur. Proses mencampur kedelai dengan ragi memakan waktu sekitar 20 menit. Tahap peragian (fermentasi) adalah tahap penentu keberhasilan dalam membuat tempe kedelai.
- Bila campuran bahan fermentasi kedelai sudah rata, campuran tersebut dicetak pada loyang atau cetakan kayu dengan lapisan plastik atau daun yang akhirnya dipakai sebagai pembungkus. Sebelumnya, plastik dilobangi/ditusuk-tusuk. Maksudnya ialah untuk memberi udara supaya jamur yang tumbuh berwarna putih. Proses percetakan/pembungkus memakan waktu 3 jam. Daun yang biasanya buat pembungkus adalah daun pisang atau daun jati. Ada yang berpendapat bahwa rasa tempe yang dibungkus plastik menjadi "aneh" dan tempe lebih mudah busuk (dibandingkan dengan tempe yang dibungkus daun).
- Campuran kedelai yang telah dicetak dan diratakan permukaannya dihamparkan di atas rak dan kemudian ditutup selama 24 jam.
- Setelah 24 jam, tutup dibuka dan campuran kedelai didinginkan/diangin-anginkan selama 24 jam lagi. Setelah itu, campuran kedelai telah menjadi tempe siap jual.
sumber:
Diposting oleh
tumbletooth
di
7:09 PM
0
komentar
Label: tempe